Bagaimana Cara Berpikir Positif

cara berpikir positif

Mengapa Harus Berpikir Positif?

Jika Anda belum memahami, mengapa harus berpikir positif, jawabannya seperti dijelaskan pada gambar quote diatas. Saat Anda mengganti pikiran negatif dengan yang positif, Anda akan mendapatkan hasil yang positif (Willie Nelson).

Jadi, intinya hasil positif akan didapatkan dari pikiran positif. Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang positif baik dalam bisnis, karir, dan lainnya, maka mulailah dengan berpikir positif.

Hasil ditentukan oleh tindakan, tindakan ditentukan oleh pikiran. Seseorang yang melakukan tindakan yang benar, artinya dia sudah berpikir positif. Jadi kaitan antara sukses dan pikiran positif sangatlah penting.

Saya Sudah Berpikir Positif Tapi Belum Ada Perubahan!

Anda baru merasa berpikir positif. Justru hasil yang Anda raih sebagai tanda Anda sudah berpikir positif. Jika hasil-hasil yang Anda peroleh belum positif, artinya pikiran Anda belum positif. Anda hanya merasa, mengira, atau berpikir sudah berpikir positif.

Jadi, apakah Anda sudah berpikir positif? Lihatlah pencapaian Anda. Pencapaian Anda gambaran dari sejauh mana Anda sudah berpikir positif. Sebaliknya, jika seseorang sudah memiliki pencapaian yang bagus, dia sudah berpikir positif. Apakah dia sadar atau tidak, bahkan bisa saja dia merasa belum berpikir positif, padahal sudah.

Bahkan, saat Anda sudah mengetahui pikiran-pikiran positif, tetapi belum memberikan hasil yang baik, artinya Anda baru dalam tahap mengetahui pikiran positif, tapi belum benar-benar menyatu dengan diri Anda.

Hidup adalah kompleks. Ada banyak variable dalam hidup. Seseorang bisa saja positif dalam satu hal tetapi tidak dibidang lain. Ada orang yang masih negatif dalam bidang-bidang lain, tapi dia positif dalam bisnis, maka dia berhasil dalam bisnis. Begitu juga sebaliknya.

Lalu Seperti Apa Pikiran Positif Itu?

Pikiran positif adalah pikiran yang akan menghasilkan tindakan positif.

Jika orang berpikir “saya tidak bisa”, artinya dia tidak akan mencoba, akhirnya dia diam atau menyerah. “Saya tidak bisa” adalah salah satu pikiran negatif, akan menghasilkan yang negatif, yaitu menyerah.

Berbeda saat Anda mengatakan, “Saya bisa”, kemudian Anda bertindak kemudian meraih hasil positif. Pikiran “saya bisa” adalah pikiran positif.

Tentu saja dalam kenyataanya, banyak sekali varian dari pikiran negatif itu. Di ebook dan audio Beautiful Mind Power, saya sudah merinci berbagai pikiran negatif yang cukup umum dimiliki oleh banyak orang.

Intinya adalah pikiran positif akan memberdayakan, pikiran negatif akan melemahkan. Pikiran positif membuat optimis kemudian bertindak pantang menyerah, sementara pikiran negatif lebih mengarahkan Anda untuk menyerah. Kalau pun tidak menyerah, Anda akan bertindak dengan diiringi emosi negatif.

Pikiran positif akan menghasilkan energi atau emosi positif. Pikiran negatif sebaliknya.

Jadi silahkan Anda evaluasi setiap ada pikiran terlintas. Apakah memberdayakan? Apakah membuat Anda semangat? Apakah menghasilkan energi positif? Apakah membuat Anda optimis? Membuat Anda percaya diri? Itu artinya pikiran positif. Tindakan yang diiringi emosi positif akan lebih berbobot dan memberikan hasil maksimal.

Langkah-langkah Cara Berpikir Positif

Langkah #1: Anda harus memahami apa saja pikiran positif. Bagi umat Islam, sumber pikiran positif adalah Al Quran dan Hadist. Untuk urusan dunia dan kekinian, kita bisa belajar kepada orang-orang sukses, membaca buku, mengikuti pelatihan, dan sebagainya agar mengetahui apa saja pikiran positif itu.

Langkah #2: Menghujamkan ke pikiran bawah sadar Anda. Tidak cukup diketahui. Ini adalah jawaban mengapa banyak orang yang memiliki ilmu, sudah membaca buku berpikir positif, tapi tetap saja tindakannya tidak mencerminkan orang yang berpikir positif. Kenapa? Karena belum meresap ke dalam hati atau pikiran bawah sadar dia.

Diperlukan latihan dan usaha untuk menanamkan pikiran-pikiran positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda. Anda banyak pelatihan yang bisa Anda ikuti untuk melakukan hal ini. Atau Anda bisa mengikuti panduan di ebook dan audio Beautiful Mind Power, disana saya pandu bagaimana agar pikiran positif menyerap ke dalam pikiran bawah sadar Anda.

Setelah pikiran positif tertanam, maka secara otomatis, tanpa Anda sadari, ucapan dan tindakan Anda akan lebih positif.

Lengkah #3: Evalusi. Lakukan muhasabah diri. Evaluasilah tindakan dan pencapaian Anda. Kadang, kita akan menemukan hal-hal yang sebenarnya sudah kita ketahui, tetapi dalam aplikasinya belum. Misalnya: sebenarnya Anda sudah mengetahui kalau belajar itu harus sabar, tapi mengapa masih tidak sahabaran? Artinya pemahaman tentang sabar belum meresap ke dalam diri Anda.

Langkah #4: Terus kembangkan pikiran-pikiran positif Anda. Terus belajar, terus membaca, terus mendengarkan nasihat, dan seterusnya untuk mengumpulkan “mutiara-mutiara” itu. Kemudian kembali lakukan langkah #2 dan langkah #3.

Ya, membangun pikiran positif bukanlah proses sekali jalan, tetapi proses dalam jangka panjang. Semakin lama, Anda akan semakin bijak, semakin optimis, semakin kreatif, semakin semangat, semakin termotivasi, dan karakter-karakter positif lainnya.

Penutup

Tidak ada orang yang benar-benar sudah 100% positif kecuali para Nabi. Mencapai positif adalah sebuah proses berkelanjutan. Termasuk saya, yang masih terus meningkatkan kapasitas diri. Mudah-mudahan, panduan bagaimana cara berpikir positif ini bermanfaat bagi Anda.

6 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield