Bagaimana Cara Meningkatkan Penghasilan Bisnis Atau Di Tempat Kerja

Siapa yang tidak mau bagaimana cara meningkatkan penghasilan? Saya mau dan pastinya Anda juga mau. Makanya Anda membaca artikel ini. Penghasilan naik, maka banyak hal yang Anda inginkan bisa tercapai sebaliknya berbagai kesulitan bisa terhindari.

Uang memang bukan segalanya, tetapi diperlukan untuk mendapatkan kebebasan dan mendapatkan apa yang kita inginkan. Untuk itu, tidak ada salahnya kita berusaha untuk meningkatkan penghasilan atau pendapatan.

Strategi yang akan dibahas ini sangat fundamental dan bisa diterapkan apa pun profesi Anda, apakah Anda seorang pebisnis, karyawan, maupun profesional.

OK, tanpa panjang lebar kita bahas, apa yang menjadi rahasia naiknya penghasilan?

cara meningkatkan penghasilan

Bagaimana Cara Meningkatkan Penghasilan, Kuncinya Adalah Produktivitas

Ini mindset utama, bahwa penghasilkan akan sebanding dengan produktivitas Anda. Bukan kerja keras, bukan kerja lama. Sebab pada kenyataan banyak orang yang kerja keras dari subuh sampai malam, namun penghasilannya tidak naik juga.

Apa yang kurang? Ya, kurang produktivitas!

Bukan berapa lama Anda bekerja. Bukan berapa keras Anda bekerja. Tetapi yang menentukan penghasilan adalah seberapa banyak yang Anda hasilkan. Banyak orang yang bekerja lama dan keras, namun hasilnya sedikit dengan kata lain memiliki produktifitas rendah.

Jika Anda ingin memiliki penghasilan lebih baik, apa pun profesi Anda, caranya adalah tingkatkan produktivitas Anda. Baik Anda pebisnis, baik Anda seorang karyawan, maupun seorang profesional, produktivitas akan membantu Anda meningkatkan penghasilan.

Untuk lebih memahami, bagaimana produktivitas bisa meningkatkan penghasilan, yuk kita fahami dulu apa itu produktivitas.

Apa Sich Produktivitas Itu?

Lihat kata dasarnya: produk. Jadi setiap kerja Anda harus menghasilkan produk. Tidak disebut produk jika baru setengah jadi, bahkan 90% pun belum jadi. Anda harus menghasilkan sesuatu sampai 100%, baru disebut sebuah produk.

Produktivitas artinya sejauh mana tingkat apa yang Anda hasilkan dari aktivitas Anda. Bukan seberapa lama Anda bekerja. Bukan juga seberapa keras Anda bekerja.

Kerja keras dan kerja lama, jika tidak menghasilkan, lalu buat apa? Pada kenyataanya masih banyak yang bekerja keras dan/atau bekerja lama, tetapi hasilnya minim.

Jadi produktivitas adalah sejauh mana hasil kerja Anda baik dilihat dari kuantitas maupun kualitas. Tentu kita harus mempertimbangkan kualitas juga, karena bisa jadi seseorang hanya menghasilkan satu hal saja dengan kualitas yang sangat tinggi.

Produktivitas juga menghasilkan yang berguna. Jika tidak berguna, buat apa?

Ada sebuah kalimat yang menarik yang dikatakan oleh Robin Sharma: great things done. Menurut saya, inilah makna dari apa yang dikatakan produktivitas. Terlaksananya hal-hal hebat dalam hidup Anda. Hebat artinya qualitas bagus, kualitasnya cukup, dan berguna.

Lebih produktif dalam bekerja, lebih besar kontribusi Anda, maka peluang Anda mendapatkan promosi lebih besar. Lebih banyak hasil karya Anda, semakin besar peluangnya menghasilkan uang. Semakin banyak hasil kerja Anda dalam pemasaran dan penjualan, maka keuntungan akan lebih banyak Anda dapatkan.

Produktif ==> Penghasilan Naik.

Ini rumus pertama. Produktivitas mempengaruhi penghasilan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Produktivitas?

Satu kunci untuk meningkatkan produktivitas adalah fokus. Tanpa fokus, sehebat apa pun Anda tidak akan menghasilkan yang hebat. Dalam ebook saya Revolusi Waktu, saya sangat menyarankan Anda membuang 80% pekerjaan Anda kemudian fokus ke 20% pekerjaan saja yang menghasilkan 80% hasil.

Jika Anda bisa fokus seperti ini, Anda sudah bisa meningkatkan produtivitas bukan hitungan persen seperti 10% atau 20%, tetapi berkali lipat. Kita bicara ratusan persen. Belum lagi ditambah teknik lain. Namun kuncinya ada di fokus.

Bahkan, banyak ahli belakangan ini menyarankan fokus pada SATU hal saja. Jika 20% Anda belum satu hal, maka kerucutkan lagi menjadi hanya satu hal dan Anda fokus disana.

Mengapa fokus bisa meningkatkan produktivitas? Karena dengan fokus akan lebih banyak yang selesai dan lebih berkualitas hasilnya. Jika Anda menghabiskan waktu untuk mengerjakan 5 proyek sekaligus, mungkin kelimanya tidak ada yang selesai. Anda belum mendapatkan uang.

Tapi jika Anda fokus mengerjakan 1 projek saja, maka dengan waktu yang sama, Anda sudah menelesaikan satu proyek dan Anda sudah mulai menghasilkan uang. Setelah itu Anda bisa mengerjakan proyek kedua dan seterusnya.

Lalu, bagaimana agar Anda bisa memilih satu pekerjaan paling penting dan dikerjakan paling dulu sampai selesai? Itulah yang disebut prioritas. Anda harus pandai memprioritaskan pekerjaan paling penting untuk hidup Anda, untuk bisnis Anda, untuk karir Anda, dan lainnya.

Mungkin, semua pekerjaan memang penting, tetapi yang PALING penting hanya satu, dan pilihlah itu. Fokuslah pada apa yang paling penting.

Kita masuk ke rumus yang kedua:

Prioritas ==> Fokus ==> Produktif

Bagaimana Agar Kita Bisa Memprioritaskan Pekerjaan?

Saya teringat waktu mengisi acara MotivationTalk di IMTV, ada pemirsa yang bertanya, “bagaimana saya menentukan fokus?”. Dengan kata lain, cara memilih prioritas untuk fokus.

Jawaban saya saat itu (dan juga saat ini), “kuncinya ada di tujuan Anda”. Jadi, apa tujuan Anda? Kemudian pilihlah dari semua pekerjaan yang ada yang memiliki dampak terhadap tujuan Anda. Jika semuanya memberikan dampak pada tujuan Anda, maka pilihlah dampaknya yang paling besar.

Diantara pilihan-pilihan yang memiliki dampak besar, pilih aktivitas Anda yang paling memudahkan. Bahkan, jika hal itu dilakukan, yang lainnya menjadi tidak perlu lagi.

Tentu ini bukan pekerjaan mudah. Fokus itu tidak mudah. Memilih mau fokus apa pun bukan pekerjaan mudah. Jadi, jika Anda setelah membaca artikel ini dan ebook Revolusi Waktu (jika perlu), kemudian Anda masih bingung mau fokus apa, jangan berkecil hati. Itu wajar.

Mungkin perlu proses, perlu belajar, perlu waktu untuk memikirkan, perlu waktu untuk mencoba, dan lainnya sampai Anda menemukan fokus. Jika Anda masih sulit fokus di satu hal, cobalah fokus di beberapa hal. Misalnya 20% hal dulu. Saat berjalan, sambil terus mencari, Anda akan menemukan fokus satu hal Anda.

Jika banyak orang yang tidak menemukan satu hal terpenting dalam hidupnya, karena mereka tidak mengetahui apa tujuannya. Sehingga mereka tidak pernah mencari apa satu hal terpenting yang harus dilakukan sekarang.

Dan kita masuk ke rumus ketiga:

Tujuan (purpose) ==> Prioritas.

Kesimpulan

Ada sebuah diagram yang dibuat Gary Keller (co author buku The One) yang menggambarkan apa yang dibahas diatas.

Kalau kita melihat orang lain yang memiliki penghasilan besar, memiliki produktivitas tinggi, percayalah ada hal-hal yang tidak terlihat dibalik itu semua, yaitu purpose (tujuan) dan priority (prioritas). Dimana fokus? Jika Anda sudah memiliki prioritas, maka fokus sudah otomatis.

Jadi, bagaimana cara meningkatkan penghasilan, maka langkah pertamanya adalah Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Dari sekian banyak tujuan, prioritaskan yang paling penting dulu. Nanti akan menghasilkan berbagai tindakan yang perlu dilakukan, maka prioritaskan satu tindakan paling penting.

Jika itu sudah bisa Anda lakukan, maka Anda akan lebih produktif dan penghasilan Anda akan meningkat.

6 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield