Bahaya Menunda-nunda Pekerjaan dan Solusinya

Tahukah Anda Bahaya Menunda-nunda Pekerjaan?

Menunda-nunda pekerjaan adalah salah satu penyakit yang menjangkiti banyak orang, mungkin termasuk saya. Tinggal seberapa parah penyakit itu ada pada diri kita. Semakin parah, akan semakin bahaya yang menimpa kita.

Ada dua kondisi, berkaitan dengan menunda-nunda pekerjaan.

Yang pertama, saat Anda memiliki deadline.

Yang kedua, saat Anda tidak memiliki deadline. Ini justru lebih bahaya. Nanti kita bahas.

Kepepet adalah Bahaya Menunda-nunda Pekerjaan

Bahaya Menunda-nunda Pekerjaan

Bahaya Menunda-nunda Pekerjaan: Menurunkan Kualitas Bekerjaan

Apa yang terjadi saat kepepet? Ya, mungkin salah satu manfaat saat kita kepepet adalah kita akan mengoptimalkan potensi kita. Banyak cerita, saat kepepet orang bisa melakukan hal-hal yang tidak masuk akal. Misalnya, kita bisa melewati pagar tinggi saat dikejar seekor anjing galak.

Hal-hal seperti itu adalah bagian dari pertahanan diri yang di desain Allah di berikan kepada kita. Namun tidak selamanya kondisi kepepet itu baik. Banyak orang yang melakukan hal nekat dan buruk saat kepepet. Mungkin kita pernah mendengar cerita, ada orang yang berbuat jahat dengan alasan kepepet.

Tidak sedikit, ada orang yang melakukan hal bahaya dan negatif, tidak berpikir rasional saat dia kepepet. Ini yang bahaya. Dan, meski pun saat kita kepepet kita mengerahkan semua potensi kita, hasilnya sering kali tidak baik bahkan bisa menghancurkan reputasi kita.

Sebagai contoh, saat Anda mendapatkan proyek yang normalnya dilakunan 6 bulan, tetapi Anda menundanya sampai 3 bulan, bisa jadi pekerjaan Anda jelek dan reputasi Anda hancur. Ingat ini.

Apalagi jika Anda sampai menunda 4 atau 5 bulan. Secara logika, apa mungkin pekerjaan 6 bulan dikerjakan dalam 1 bulan? Jelas bisa terlambat, kalau pun selesai hasilnya tidak akan memuaskan. Dan, Anda akan dicap tidak profesional, pelanggan akan meninggalkan Anda ditengah persaingan yang semakin sengit ini.

Bahaya Lainnya Adalah Keputusan Salah dan Tidak Berkualitas

Saat Anda berada dalam kondisi terburu-buru, bisa memicu keputusan yang Anda ambil salah atau memiliki kualitas yang buruk. Dalam kondisi terburu-buru, pikiran kita tidak jernih berpikir dan tidak cukup waktu untuk mengakses berbagai informasi dan mempertimbangkannya.

Disisi lain, keputusan ibarat steer sebuah mobil. Setiap keputusan yang Anda ambil akan mengarahkan hidup Anda. Tidak menutup kemungkinan, keputusan yang diambil saat terburu-buru akan mengarahkan hidup Anda ke jurang kehancuran.

Atau, setidaknya keputusan Anda akan membawa konsekuensi buruk yang harus Anda terima dan Anda pertanggungjawabkan. Anda tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, keputusan Anda yang mengambil dan keputusan dipengaruhi oleh kondisi pikiran Anda.

Kondisi Mental Yang Buruk

Saat kondisi kepepet pun, menjadikan mental kita menjadi negatif. Akan ada rasa khawatir, takut, dan merasaan negatif lainnya. Perasaan negatif akan mempengaruhi pikiran dan tindakan Anda yang berpotensi negatif juga.

Disisi lain, pikiran negatif akan sangat mempengaruhi kesehatan kita. Adalah masuk akal jika pikiran negatif akan menarik hal negatif lainnya.

Sudah banyak para ahli yang menjelaskan berkaitan dengan dampak buruk dari mental yang buruk atau pikiran negatif. Dan semua ini, bisa dimulai dari sikap menunda-nunda.

Saat Anda Tidak Punya Deadline

Untuk pekerjaan yang punya deadline, harusnya Anda merasa tertolong. Meski pun hasilnya tidak bagus, akhirnya Anda terpaksa mengerjakan juga. Akhirnya selesainya dengan berbagai kekurangan dan konsekuansinya.

Berbeda dengan pekerjaan yang tidak ada deadlinenya. Biasanya berkaitan dengan urusan pribadi yang (sepertinya) tidak berkaitan dengan orang lain. Misalnya Anda ingin menjadi orang lebih baik. Tapi Anda menunda terus untuk belajar memperbaiki diri sendiri.

Mungkin Anda membuat target waktu, tetapi Anda melanggar lagi dan lagi. Toch tidak ada deadline dari orang lain. Berkali-kali, kita menunda-nunda dan terus, sampai …

Tahu-tahu sudah tua. Tahu-tahu anak sudah besar. Tahu-tahu zaman sudah berubah. Sementara kita tidak ada perubahan yang berarti. Bukankah ini jauh lebih bahaya?

Yang ada tinggal penyelesalan, kenapa kita tidak berbuat ini dan itu sejak lama. Seringkali, penyesalan terjadi bukan karena apa yang kita lakukan, tetapi apa-apa yang kita lakukan.

Lebih parahlah lagi, muncullah pikiran menyalahkan dan pembenaran dalam diri kita. Muncul segudang alasan mengapa hidup Anda seperti itu. Bukannya mengambil penyelesalan, tetapi lebih banyak menyalahkan kondisi dan orang lain.

Sebelum semuanya terlambat. Sebelum kita menyesali hidup yang sudah kita lalui, yuk kita stok menunda-nunda, mulai sekarang. Jangan katakan besok, karena tidak ada jaminan besok kita tidak mengatakan besok lagi.

Jika Sudah Menjadi Kebiasaan Menunda-nunda

Yang lebih berbahaya adalah saat menunda-nunda waktu sudah menjadi kebiasaan. Artinya Anda suka menunda-nunda pada apa pun tugas atau sesuatu yang sebenarnya penting.

Jika sudah menjadi kebiasaan, maka masalah akan terakumulasi semakin lama akan semakin besar. Penyesalan di hari nanti akan semakin besar.

Menunda-nunda pekerjaan itu sudah jelek, apalagi jika Anda sudah suka atau menjadi kebiasaan. Masalah demi masalah akan datang. Dan sering kali, masalah itu tidak kita sadari.

Manfaat Tidak Menunda-nunda Pekerjaan

Secara garis besar, agar Anda tidak menyesalinya di hari ini seperti dijelaskan diatas. Lebih praktisnya, inilah manfaat jika Anda tidak menunda-nunda waktu:

  • Pekerjaan Anda lebih cepat selesai
  • Lebih produktif, lebih banyak karya
  • Kualitas pekerjaan lebih baik, karena ada cukup waktu untuk mengerjakannya
  • Kredibilitas Anda lebih baik karena Anda dinilai sebagai orang yang suka menyelesaikan pekerjaan
  • Tujuan Anda cepat tercapai
  • Manfaat-manfaat lebih banyak terakumulasi, termasuk uang
  • dan masih banyak yang lainnya.

Jadi STOP menunda-nunda pekerjaan. Jangan menunda nunda waktu. Anda sudah mengetahui akibat atau dampak negatifnya. Kini juga Anda sudah mengetahui manfaat dari tidak menunda-nunda pekerjaan.

Solusi Agar Tidak Menunda-nunda

Intinya menunda-nunda disebabkan karena kurangnya pengendalian diri. Anda menunda pekerjaan utama karena teralihkan oleh pekerjaan kurang bahka tidak penting (misalnya hanya untuk bersenang-senang saja).

Saat Anda tidak mengerjakan sebuah pekerjaan penting dan mendesak, kemudian Anda habiskan waktu untuk pekerjaan yang tidak penting, misalnya bersenang-senang, artinya Anda tidak bisa mengendalikan diri Anda untuk tetap melakukan hal yang penting tadi.

Akan banyak godaan dalam pikiran Anda untuk melakukan pekerjaan lain yang lebih menyenangkan atau pekerjaan lain yang tingkat kesulitannya lebih rendah. Hanya saja Anda tidak memikirkan, mana yang lebih penting mana yang tidak.

Kuncinya Anda memiliki pengetahuan dan kesadaran yang tinggi, mana pekerjaan paling penting, mana pekerjaan yang tidak begitu penting. Anda harus mengetahui dan sadar, mana pekerjaan yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda.

Dan yang lebih penting adalah Anda melakukan apa yang Anda ketahui. Bisa jadi, Anda sudah mengetahui bahwa pekerjaan A itu lebih penting dan/atau mendesak, namun hati Anda tergoda untuk mengerjakan pekerjaan B yang tidak terlalu sulit, menyenangkan, atau yang Anda sukai.

Jika Anda sudah mengetahui bahaya menunda-nunda pekerjaan seperti dijelaskan diatas, mudah-mudahan ada dorongan dalam diri Anda untuk lebih mengendalikan diri. Memilih dan menyelesaikan pekerjaan yang memang seharusnya Anda kerjakan.

Berkaitan dengan ilmu, bagaimana cara memilih pekerjaan penting dan atau mendesak untuk hidup Anda, sudah saya bahas. Ada juga manajemennya agar kita tidak impulsif mengerjakan apa yang ada dihadapan kita paahal belum tentu penting atau mendesak. Semuanya dibahas di ebook saya Revolusi Waktu.

Jika Anda merasa suka menunda-nunda karena malas, untuk menghindari bahaya menunda-nunda pekerjaan, mungkin Anda perlu rajin mendengarkan Audio Anti Malas ini.

Ingat, bahwa waktu adalah aset Anda yang paling berharga. Gunakan untuk hal yang bermanfaat, paling penting, atau mendesak. Karena waktu tidak pernah kembali, sekali terlewat, sudahlah menjadi masa lalu yang tidak bisa kita raih kembali.

Ilmu agar tidak menunda-nunda adalah ilmu penting. In syaa Allah dalam berbagai kesempatan akan saya bahas tentang berbagai tips, kiat, dan cara tidak menunda-nunda pekerjaan.

5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield