Cara Sukses Bisnis Online untuk Pemula Yang Jarang Diajarkan

Panduan cara sukses bisnis online untuk pemula ditujukan untuk Anda yang baru memulai atau bahkan memulai bisnis online. Banyak yang mencoba bisnis online, namun setelah bertahun-tahun tidak ada perkembangan berarti.

Bukan bisnis online yang kurang prospektif, karena nyatanya banyak yang berhasil. Jika Anda masih gagal atau belum menghasilkan, Anda perlu mengubah cara Anda menjalankan bisnis online.

Pada artikel ini, saya tidak akan membahas masalah teknis. Masalah teknis itu bagian termudah dalam bisnis online. Anda bisa banyak menemukan tutorial bahkan gratis di internet. Kunci sukses bisnis online –juga sukses apa pun– adalah ada di mindset Anda.

Cara Sukses Bisnis Online untuk Pemula

Gambaran Besar Cara Sukses Bisnis Online untuk Pemula

Bagaimana agar sukses dalam bisnis online? Pada dasarnya, jika Anda menjalankan 4 hal dibawah ini dengan baik, Anda akan berhasil dalam bisnis online. Ya, sesederhana itu. Namun pada kenyataanya, saya sering melihat banyak orang yang ngakunya bisnis online tidak melakukan hal ini:

Cara Sukses Bisnis Online untuk Pemula Dimulai Dengan Produk Laris

Konsep ini sederhana. Juallah produk yang laris, maka Anda akan lebih mudah menjualnya. Mungkin Anda akan berkata, “kalau gitu saja, saya juga tau”. OK, syukur jika Anda sudah mengetahuinya. Jika Anda sudah mengetahuinya maka sekarang Anda sedang menjual produk laris.

Lewatkan saja bagian ini. Namun pada kenyataan, saya juga melihat banyak orang yang menjual produk yang tidak laris dan tetap saja memaksakan produk tersebut. Akhirnya dia sibuk mencari berbagai cara agar produknya laris. Dia menghabiskan seluruh energinya untuk menjual produk yang tidak laris.

Ini fondasi dasar.

Jangan terobsesi dengan produk tertentu. Tapi terobsesilah pada produk yang laris. Cara pertama untuk menjual produk laris adalah dengan menemukannya. Cara menemukan produk laris Anda harus melakukan riset baik memanfaatkan data yang sudah ada maupun Anda bisa melakukan riset sendiri (uji coba sendiri). Jika Anda belum menemukan produk laris Anda, maka carilah terus.

Cara kedua untuk menjual produk laris adalah dengan mengubah produk Anda yang tidak laris menjadi produk laris. Ini cocok bagi Anda seorang produsen. Coba pikirkan bagaimana agar produk Anda yang tidak laris menjadi laris. Saya sering mendengar, ada buku yang tidak laris, ternyata hanya dengan mengganti judulnya menjadi laris.

Jika Anda memiliki produk jilbab misalnya, tetapi selama ini tidak laris, coba bagaimana cara mengubah produk Anda agar laris. Mungkin dengan kemasan yang menarik. Bisa juga dengan tambahan aksesoris atau menambahkan sesuatu yang sederhana pada jilbab Anda.

Kuncinya adalah jangan terobsesi pada produk Anda. Ini adalah salah satu kesalahan yang sering terjadi bagi pebisnis online (offline) juga. Cari produk laris atau ubah produk Anda sampai laris.

Namun jangan buru-buru mengatakan sebuah produk itu tidak laris. Sebagai contoh Anda menjadi seorang reseller, dropshipper, atau bergabung dengan sebuah MLM yang menjual produk. Anda bisa saja menuding produk tidak laris, namun faktanya orang lain bisa menjualnya dengan laris. Jadi, bukan produknya yang tidak laris, tetapi Andanya yang tidak bisa menjual.

Miliki Kemampuan Menjual

Yang namanya bisnis adalah menjual. Titik. Tidak ada bisnis yang tidak menjual. Kalau ada lowongan atau peluang mendapatkan uang tanpa menjual, artinya itu bukan bisnis. Kita sedang bicara bisnis online, artinya kita membahas bisnis dan tentu membahas menjual.

Bagaimana jika saya tidak suka menjual?

Ada dua pilihan jika Anda tidak suka menjual:

  • Ubahlah mindset Anda agar menjadi suka menjual
  • Jangan berbisnis

Wah kejam. Saya ingin bisnis, tetapi tidak mau menjual. Kalau Anda mau berbisnis, Anda harus mau menjual. Ini tidak bisa ditawar lagi.

Bagaimana kalau saya mengeluarkan modal saja, orang lain yang menjalankan bisnis?

Artinya Anda seorang investor, bukan pebisnis.

OK dech, lalu bagaimana cara menjual di internet?

Untuk menjual diinternet Anda membutuhkan kemampuan berikut ini:

  • Mendatangkan, mendatangi, dan mengumpulkan calon pembeli (target pasar). Ini disebut traffic.
  • Menjual dengan media online (tulisan, audio, atau video). Anda harus mengerti setidaknya dasar-dasar ilmu copywriting.
  • Menjual dengan komunikasi online (chat, email, dan media lainnya). Banyak yang menyebut dengan istilah customer service.

Dengan kemampuan menjual ini pun Anda bisa menguji coba produk yang laris.

Sebenarnya bukan hanya menjual yang Anda butuhkan. Anda membutuhkan kemampuan marketing, tetapi karena kita sedang bicara pemula, fokus dulu ke menjual. Nanti Anda harus berlajar ilmu marketing lebih menyeluruh.

Dengan memiliki dua hal ini: (produk laris + menjual) Anda sudah mulai bisa menghasilkan. Jika Anda belum memiliki kemampuan ini, maka tugas Anda untuk belajar. Banyak orang malas belajar, tidak sabar, akhirnya melakukan cara-cara “pemasaran” yang tidak baik seperti SPAM.

Membangun Bisnis

Memiliki produk laris dan bisa menjualnya menjadikan Anda seorang penjual atau pedagang, belum menjadi seorang pebisnis. Menurut Robert T. Kiyosaki Anda baru ada di quadran S (self employee). Anda perlu beralih ke quadran B (business owner).

Ciri sebuah bisnis adalah adanya leverage (daya ungkit) dari tim dan sistem. Membangun bisnis artinya Anda mulai membangun tim dan sistem. Sebenarnya masih ada unsur lain, tetapi untuk pemula, mulailah dengan membangun tim dan sistem.

Kapan? Sambil berjalan saja.

  1. Saat Anda berjualan, secara bertahap bangunlah sistem dengan cara mendokumentasikan apa yang Anda lakukan. Tuliskan saja sebuah prosedur atau cara-cara Anda melakukan semua hal. Ini adalah sistem.
  2. Saat Anda sudah memiliki sistem dan penjualan sudah cukup baik, Anda bisa mulai mendelegasikan sebagian pekerjaan Anda kepada karyawan. Artinya mulai rekrut karyawan. Cara kerja karyawan sudah Anda siapkan sebelumnya. Latih dia agar memahami sistem.
  3. Belajar menjadi seorang pemimpin, karena pebisnis sebenarnya adalah seorang leader.

Tingkatkan Kemampuan: Belajar, Berlatih, dan Praktek

Dalam bisnis online, dan juga offline, akan dibutuhkan berbagai kemampuan. Seorang pebisnis yang mau sukses harus memiliki kemauan keras untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam segala aspek yang mendukung keberhasilan bisnis.

Anda belajar kreativitas dan invovasi, karena bisnis pada dasarnya adalah sebuah inovasi dan pemasaran. Dan ini juga menuntut Anda untuk belajar pemasaran lebih lengkap selain menjual seperti strategi, targeting, branding, promosi, dan sebagainya.

Kemudian Anda harus belajar bagaimana membangun dan menjalankan “kendaraan” bisnis Anda. Kendaraan itu adalah tim Anda dan berbagai aset Anda. Nanti Anda akan dituntut memahami manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, mamanjemen produksi, dan lain-lain.

Anda tentu akan membutuhkan kemampuan-kemampuan teknis berkaitan dengan internet dan teknologi terkait. Namun bukan hanya itu yang dibutuhkan untuk sebuah bisnis. Jadi, jangan terpaku oleh kemampuan teknis yang Anda pelajari, tetapi kemampuan berbisnis. Apakah Anda mau menjadi seorang teknisi atau pebisnis?

Anda harus MAU belajar tentang menjalankan bisnis secara kesuluruhan, jangan terpaku hanya bisa menjual saja. Banyak tempat belajar saat ini. Mulai dari buku, ebook, video, mentoring, coaching, pelatihan, workshop dan sebagainya. Inilah cara Anda meraih sukses. Tidak harus sekaligus, secara bertahap saja.

Kadang suka aneh jika ada orang yang mengatakan jangan belajar atau tidak usah belajar. Untuk meraih hasil tertentu bisa saja, tanpa belajar lagi pun bisa. Namun jika Anda mau sukses besar, yang saya tau, orang-orang sukses itu adalah pembelajar.

Penutup

Inilah mindset sukses bisnis online yang perlu Anda fahami. Tentu harus dilengkapi dengan berbagai mindset sukses dan pengembangan diri lainnya agar Anda menjadi pribadi yang layak sukses. Silahkan pelajari berbagai panduan sukses yang dibahas di blog ini (Sukses Optimis).

Jadi perlu difahami bahwa Cara Sukses Bisnis Online untuk Pemula adalah bukan hanya belajar teknis saja.

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield