Kiat Sukses: Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit

Anda pernah mendengar sebuah peribahasa Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit? Ya, itu peribahasa cukup populer. Apakah saat ini masih bisa digunakan mindset ini atau sudah ketinggalan zaman?

Tergantung sudut pandang dan dimana posisi Anda saat ini. Ada yang mengatakan, saat ini adalah zaman serba cepat dan penuh persaingan. Jika tidak bertindak dengan cepat, kita akan tertinggal. Bahkan, jika posisi kita ada di depan kemudian kita bergerak lambat, kita akan tergilas.

Itu betul. Namun berbeda dengan sudut pandang lain. Ada kondisi dimana sebagian orang begitu sulit bergerak dan bertindak. Anda yang selama ini tidak pernah berubah dan mendapatkan kemajuan, Anda perlu menerapkan konsep ini. Ini salah satu cara untuk berhasil juga.

Lakukan Hal Kecil Dengan Cara Hebat

Saya setuju, untuk sukses kita memerlukan tindakan besar, hebat, dan masif. Tapi tidak semua orang bisa. Nah bagi Anda yang tidak bisa mengambil tindakan besar, maka lakukan saja tindakan kecil tetapi dengan cara yang hebat. Seperti dikatakan oleh Napoleon Hill.

Artinya:

“Jika Anda tidak bisa melakukan sesuatu yang hebat, lakukan sesuatu yang kecil tetapi dengan cara yang hebat.” Napoleon Hill.

Sukses hak semua orang. Jika Anda bingung, tindakan hebat apa yang mau Anda lakukan, maka lakukan saja tindakan-tindakan kecil dengan cara hebat. Cara hebat artinya dengan tekun, masif, dan penuh determinasi. Pantang menyerah sampai berhasil.

Tidak jarang, kita melihat ada orang yang sukses dengan melakukan hal yang sederhana dan mudah yang sebenarnya siapa pun bisa melakukannya. Lalu kenapa dia bisa sukses? Karena dia melakukannya dengan cara hebat. Dia tekun, fokus, melakukan dengan sepenuh hati, hingga dia meraih hasil.

Jadi, peribahasa Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit masih berlaku. Banyak ahli sukses menyarankan filosofi yang sama untuk kita lakukan:

Kira-kira, artinya seperti ini: sukses adalaj jumlah dari usaha kecil, yang diulang-ulang sehari-hari. Begitu juga kata motivator Denis Waitley:

Sukses sejati datang dari porsi kecil yang dilakukan dari hari ke hari.

Dan juga peribahasa Sunda yang berbunyi Cikaracak Ninggang Batu Laun-laun Jadi Legok. Yang artinya: air mentes menimpa batu, lama-lama menjadi berlubang.

Air itu lunak sementara batu keras. Namun jika itu terjadi terus menerus, meski hanya tetesan, akan membuat sebuah batu yang keras menjadi berlubang juga.

Kuncinya Adalah Ketekunan dan Kebiasaan

Kita adalah apa yang kita lakukan secara berulang-ulang

Excellence bukan sebuah tindakan, tetapi sebuah kebiasaan.

Kuncinya adalah kebiasaan yang bagus atau kebiasaan-kebiasaan yang akan mengantar Anda kepada sukses. Jadi Anda harus mencari apa kebiasaan yang perlu Anda lakukan agar Anda menjadi sukses. Dan akan sulit dijadikan kebiasaan jika tindakan itu adalah tindakan besar. Cukup tindakan kecil, yang benar, dan jadikan sebagai kebiasaan.

Pada quote diatas juga disebutkan bad habits yang membuka pintu kegagalan. Jadi pastikan yang Anda lakukan adalah kebiasaan positif, kebiasaan sukses, bukan kebiasaan buruk.

Kebiasaan Kecil Yang Menghacurkan Sukses Anda

Ada dua kebiasaan yang akan menghancurkan Anda.

Yang pertama kebiasaan “beralasan”.

Katanya 99% kegagalan datang dari orang yang memiliki kebiasaan membuat alasan.

Yang kedua adalah kebiasaan menunda-nunda.

Menunda-nunda adalah pembunuh kesempatan. Jika kesempatan Anda bunuh, bagaimana Anda mau sukses?

Dua kebiasaan “kecil” ini (beralasan dan menunda-nunda) adalah perusak sukses. Mungkin Anda cuma menunda sehari dengan alasan tertentu, maka besok dengan mudah menunda sehari lagi dengan alasan yang berbeda.

Semakin sering Anda beralasan, otak Anda akan penuh dengan alasan. Anda akan semakin mahir dengan alasan, kemudian menunda lagi dan lagi.

Awasi Kebiasaan Anda

Kita sudah mengetahui bahwa ada kebiasaan kecil yang bisa menjadikan Anda sukses dan sebaliknya ada kebiasaan kecil yang menghambat Anda meraih sukses.

Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit adalah benar adanya, baik untuk kebaikan (sukses) maupun untuk kegagalan. Yang perlu Anda lakukan adalah bahwa mengawasi tindakan-tindakan Anda, apakah merupakan kebiasaan yang akan mengantarkan Anda meraih sukses atau sebaliknya.

Caranya adalah dengan mengevaluasi tindakan Anda sesering mungkin. Coba renungkan kegiatan Anda sehari-hari, apa saja yang biasa Anda lakukan. Tuliskan, kemudian pikirkan, apakah kebiasaan itu akan membawa Anda kepada keberhasilan atau kegagalan?

Miliki Optimisme Untuk Meraih Sukses Dengan Hal-hal Kecil

Dari pembahasan diatas kita sebenarnya perlu optimis bahwa Anda, siapa pun Anda, sebesar apa modal Anda, apakah Anda orang berilmu atau tidak, apakah Anda orang terampil atau tidak, Anda cukup mencari kebiasaan positif yang bisa Anda lakukan setiap hari, kemudian jadikan kebiasaan.

Disamping itu, analisa kebiasaan-kebiasan Anda, hapus kebiasaan-kebiasaan yang tidak ada artinya, apalagi malah membuat Anda gagal. Kebiasan jelek itu bukan hanya menghabiskan waktu, juga malah menjadi boomerang karena merusak peluang Anda meraih sukses.

Anda harus berani menghentikan kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan kebiasaan baik. Jika kebiasaan baik sudah menyatu dalam hidup Anda, lihat apa yang akan terjadi nanti.

Lalu, Kebiasaan Apa Yang Harus Saya Lakukan?

“OK, sekarang saya sudah memahami tentang dua mata pisau kebiasaan. Lalu, kebiasaan apa yang harus saya lakukan setiap hari agar sukses? Saya masih bingung.”

Jika Anda bertanya seperti itu, artinya ada sebuah kebiasaan baru yang perlu Anda lakukan. Jika Anda bingung, artinya Anda membutuhkan ilmu. Saya tidak bisa memberitahu apa yang perlu Anda lakukan, karena kebutuhan setiap orang itu berbeda. Anda yang perlu mencarinya.

Satu kebiasaan yang bisa Anda lakukan sekarang adalah kebiasaan membaca. Anda bingung karena kurang ilmu, maka tuntutlah ilmu, mulai dengan membiasakan diri membaca. Bacalah buku-buku yang sesuai dengan bidang Anda. Biasakan, minimal 1 jam sehari untuk membaca.

Kebiasaan membaca, minimal 1 jam per hari, akan membuat Anda memiliki wawasan dalam beberapa minggu saja. Sehingga Anda tidak lagi bingung dengan apa yang perlu Anda lakukan. Setelah 5 tahun, bukan saja Anda tidak bingung, tetapi Anda mulai menjadi ahli pada bidang yang Anda konsisten pelajari setiap hari, meski hanya 1 jam per hari.

Apakah membaca 1 jam per hari terlalu banyak? Pada CEO sukses di USA rata-rata membaca 60 buku per tahun. Tai Lopez menyarankan 1 buku per hari. Sementara Elon Musk membaca 3 buku per hari. Jika Anda diminta hanya 1 jam per hari, sebenarnya itu masih sedikit. Tapi cukup banyak dibandingkan dengan rata-rata orang.

Setelah Anda biasa membaca, Anda tidak akan bingung lagi apa yang perlu Anda lakukan sehari-hari sesuai dengan bidang Anda. Ada banyak buku bisnis yang bisa Anda baca jika bisnis Anda ingin maju. Ada banyak buku kesehatan di sana jika Anda ingin sehat. Atau ebook dan video sukses di Zona Sukses.

No Exuce, mulailah membangun kebiasaan positif sejak sekarang. Jangan ditunda-nuda. Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit. Dan, jika menurut Anda cara ini akan lama, maka mulailah sekarang.

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield