Langkah Awal Meraih Kesuksesan: The Power of Goal Setting

Mengapa goal setting sebagai langkah awal meraih kesuksesan? Karena sebenarnya sudah sangat jelas. Jika Anda tidak tidak memiliki goal atau tujuan, Anda tidak pernah sukses. Sukses adalah tercapainya tujuan (goal) Anda atas usaha Anda sendiri.

“The reason most people never reach their goals is that they don’t define them, or ever seriously consider them as believable or achievable.” – Denis Waitley

Alasan mengapa sebagaian besar orang tidak pernah mencapai tujuannya adalah karena mereka tidak mendefinisikannya, atau dengan serius mengganggapnya yakin bisa dicapai. ~ Denis Waitle.

“All successful people have a goal. No one can get anywhere unless he knows where he wants to go and what he wants to be or do. ” – Norman Vincent Peale

Semua orang sukses memiliki sebuah tujuan. Tidak ada yang bisa ke suatu tempat apa pun kecuali dia mengetahui kemana dia ingin pergi dan apa yang dia inginkan atau lakukan. ~Norman Vincent Peale

Langkah Awal Meraih Kesuksesan

Nah, Anda sudah punya tujuan? Kenapa belum? Padahal memiliki tujuan adalah langkah awal meraih kesuksesan.

“If you don’t know where you are going, you’ll end up someplace else.” – Yogi Berra

Jika Anda tidak mengetahui akan kemana, Anda akan berakahir disuatu tempat (entah dimana).~ Yogi Berra

Kita tidak bisa menjamin seperti apa akhir hidup kita dengan sebuah tujuan. Lalu bagaimana jika tidak memiliki tujuan?

“Setting goals is the first step in turning the invisible into the visible.” – Anthony Robbins

Anthony Robbins mengatakan, menetapkan tujuan adalah langkah awal mengubah yang tidak nampak menjadi nampak.

Dan sebagai penutup bagaimana pentingnya menetapkan tujuan, saya kutipkan apa yang katakan Brian Tracy:

“Your ability to set goals is the master skill of success. Goals unlock your positive mind and release ideas and energy for goal attainment. Without goals, you simply drift and flow on the currents of life. With goals, you fly like an arrow, straight and true to your target.” – Brian Tracy

Kemampuan Anda menentapkan tujuan adalah master skill of success. Jadi, menetapkan tujuan adalah keterampilan utama untuk meraih sukses.

Masih tidak mau atau bingung? Yuk kita bahas.

Apa Itu Goal atau Tujuan?

Anda pasti menginginkan sebuah kehidupan yang ideal bagi Anda bukan? Itu adalah impian atau dream. Untuk mencapai impian Anda, caranya adalah dengan meraih tujuan-tujuan Anda. Jika dream atau impian adalah sebuah idealisasi kehidupan Anda, sementara tujuan adalah apa yang Anda inginkan lebih jelas dan spesifik.

Mencapai tujuan-tujuan hidup Anda adalah dalam rangka mewujudkan impian Anda. Tujuan itu lebih nyata dan spesifik. Anda mau apa dan kapan akan mencapainya.

“A dream is just a dream. A goal is a dream with a plan and a deadline.” – Harvey Mackay

Harvey Mackay menyebutkan, tujuan adalah impian dengan rencana dan deadline. Bukan sekedar keinginan, namun jelas bagaimana cara mencapainya dan kapan akan mencapainya.

Yang terpenting dari sebuah tujuan adalah kejelasannya. Karena jika tidak jelas Anda mau apa, maka tindakan Anda juga tidak akan jelas. Anda pergi mau ke barat. Ya, barat itu mana? Itu belum jelas. Kejelasan Anda mau pergi kemana, Anda bisa mempersiapkan dan melangkah dengan baik dan terarah. Jika Anda hanya mengatakan mau ke barat, berapa banyak perbekalan yang harus siapkan? Tidak jelas.

Berbeda jika Anda mengatakan, saya mau ke Jakarta (Jakarta sebelah barat Bandung). Anda mau naik apa, mau melalui jalan yang mana, perbekalan seberapa banyak dan sebagainya akan lebih jelas. Apalagi jika diperjelas lagi, misalnya saya mau ke Monas. Ah mudah, cukup naik kereta api saja langsung sampai monas.

Lalu kapan Anda mau ke Monas? Jam 4 sore misalnya. Maka Anda bisa memilih jadwal kereta api yang paling tepat agar sampai tepat waktu. Makin jelas sebuah tujuan, perencanaan Anda pun akan semakin jelas dan mudah.

Begitu juga, saat Anda mengatakan “saya ingin sukses”, ini belum jelas. Sukses Anda apa? Jika Anda mengatakan “saya ingin kaya”, seberapa besar kekayaan yang ingin Anda raih? Jika Anda mengatakan, “saya ingin uang Rp 1 Milyar”, nah ini jauh lebih jelas. Terlepas ini termasuk kaya atau tidak, yang jelas Anda lebih kaya dari sebelumnya setelah tujuan ini tercapai. Akan lebih lengkap lagi, kapan Anda mau mendapatkan uang Rp 1 milyar?

Bukan hanya uang ya, bisa juga masalah fisik seperti berat badan dan kesehatan. Bisa saja ingin menikah bagi yang belum (atau lagi). Atau ingin membangun pesantren, rumah tahfidz dan sebagainya. Silahkan set tujuan Anda yang jelas dan spesifik.

Tidak Mau Menetapkan Tujuan? Baca Ini

Ada sebagaian orang (bahkan banyak sekali) yang tidak menetapkan tujuan. Salah satu alasan yang paling banyak adalah karena tidak mengetahui pentingnya menetapkan tujuan. Tapi itu tidak berlaku untuk Anda, sebab jika Anda sudah membaca artikel ini sejauh ini, artinya Anda sudah mengetahui pentingnya menetapkan tujuan.

Ada beberapa anggapan tentang menetapkan sebuah tujuan. Sekali lagi ini anggapan, belum tentu benar, namun sayangnya malah menjadi acuan orang bertindak. Saya akan bahas beberapa anggapan yang saya ketahui.

“Jangan membuat harapan terlalu tinggi, nanti kecewa kalau tidak tercapai.”

Belum apa-apa sudah mengatakan tidak tercapai. Belum apa-apa mengatakan kecewa. Saya beritahu bahwa orang-orang sukses diluaran sana mereka mengalami kegagalan demi kegagalan. Mereka memiliki harapan (tujuan) kemudian mereka gagal dan gagal sampai mereka berhasil.

Kegagalan adalah bagian dari hidup. Kecewa ya tentu kecewa. Kecewa juga bagian dari hidup. Namun yang terpenting adalah bagaimana sikap Anda setelah kecewa. Apakah Anda mau terus merenungi kekecewaan atau bangkit lagi?

Bukan kegagalan yang membuat Anda terus kecewa, tetapi sikap Anda sendiri. Dan sikap Anda ditentukan oleh keputusan Anda sendiri. Orang-orang sukses adalah mereka yang bersedia mengalami kegagalan dan kekecewaan. Karena jika tidak mau, mereka tidak akan sukses.

Jika Anda tidak menetapkan sebuah tujuan, mungkin Anda tidak akan kecewa, tetapi Anda tidak akan pernah sukses. Ingat ini, jangan menyesal nanti.

Yang kedua, “Saya mau hidup mengalir saja.”

Pertanyaanya mau mengalir kemana? Anda hanya akan terbawa arus. Entah kemana arus akan membawa Anda. Bagaimana jika arus membawa Anda ke kondisi yang lebih buruk kondisi saat ini.

Akan lebih baik, bidik sebuah pulau, kemudian arahkan layar agar perahu Anda menuju pulai itu.

Ketiga, “banyak orang yang sukses tanpa menetapkan tujuan”.

Benarkah? Dari mana Anda mengatakan orang-orang itu sukses?

Keempat, “saya tidak akan bisa”

Nah ini, salah satu penyebab yang menghentikan orang-orang menetapkan tujuan. Yaitu karena dia tidak percaya diri. Dia mungkin menetapkan tujuan, tetapi tujuan yang kecil atau minimal yang sebenarnya sudah otomatis bisa diraih. Kenapa tidak mau tujuan yang lebih besar? Karena mereka tidak percaya diri.

Kadang perasaan ketidak percayaan diri itu tidak kita sadari. Saat Anda merasa tidak nyaman membuat sebuah tujuan, itu artinya adalah perasaan tidak percaya diri. Dalam pikiran bawah sadar Anda muncul merasaan tidak mampu atau rendah diri sehingga Anda merasa enggan dan tidak nyaman saat membuat sebuah tujuan.

Maka Anda harus meningkatkan kepercayaan diri. Karena jika tidak, Anda tidak akan bisa meraih pencapaian-pencapaian yang lebih baik lagi. Anda akan terus dihalangi oleh keraguan diri untuk meraih yang lebih baik lagi. Itulah kenapa, saya mengatakan bahwa kepercayaan diri akan membuka berbagai pintu peluang.

Orang yang tidak percaya diri tidak akan menetapkan tujuan. Jika dia tidak menetapkan tujuan maka dia tidak akan meraih sesuatu. Mau seperti itu? Jika mau meningkatkan kepercayaan diri, silahkan pelajari video saya The Confidence Secret.

Kelima, “Saya malas” baik disadari atau tidak.

Karena mereka sudah mengetahui, jika mereka memiliki tujuan apalagi tujuan besar, maka mereka akan dituntut untuk bekerja keras. Sementara “kerja keras” adalah musuh bagi mereka yang pemalas.

Ada orang yang terus terang mengatakan “Saya malas” namun ada juga yang berdalih dengan berbagai alasan (excuse). Sepertinya alasannya bukan malas, hanya saja sebagai dalih untuk menutupi kemalasannya. Kadang mereka menggunakan kata-kata yang indah dan relijius.

Contoh: “Saya bersyukur dengan apa yang sudah saya miliki.”

Oh tentu saja. Saya juga bersyukur. Bahkan yang saya ketahui salah satu rahasia sukses itu adalah bersyukur. Artinya orang-orang sukses itu adalah mereka yang suka bersyukur. Tapi mereka tetap menetapkan tujuan untuk berusaha lebih baik.

Silahkan bersyukur, bahkan memang sudah seharusnya bersyukur. Tetapi bersyukur tidak menghalangi Anda untuk meraih nikmat yang lebih banyak lagi. Anda bisa bersyukur dan tetapi menetapkan tujuan baru. Keduanya bisa dilakukan berbarengan. Ya, kadang malas itu bisa menyamar.

Jangan jadikan apa pun untuk menutupi atau sebagai dalih kemalasan Anda. Jika ini terjadi, maka Anda akan malas selamanya. Mungkin Anda menikmati kemalasan Anda saat ini dan bersiaplah untuk menanggung akibatnya nanti.

Sebenarnya, jika mau saya bahas dalih-dalih orang malas akan sangat banyak. Namun, untuk Anda yang masih ragu, silahkan renungkan lebih dalam. Pikirkan dengan jernih mengapa tidak mau menetapkan tujuan, kemungkinan besar menyebabnya sudah dijelaskan diatas.

Mungkin Anda harus mendengarkan Audio Anti Malas.

Tapi, Saya Tidak Mengetahui Cara Mencapai Tujuan

Saya beritahu Anda sebuah rahasia, bahwa orang-orang sukses pun sama. Banyak diantara mereka yang tidak mengetahui cara meraih tujuan mereka. Tetapi mereka tetap menetapkan tujuan dan mereka percaya diri untuk meraihnya.

Anda tidak perlu mengetahui cara detilnya sejak awal. Nanti, jika Anda mulai bergerak, Anda akan mengetahui juga jalan menuju tujuan Anda. Seperti Anda mengendarai mobil di gelapnya malam. Mungkin Anda tidak bisa melihat jalan 1 km di depan. Anda hanya bisa melihat beberapa meter saja di depan dari sorot lampu mobil Anda.

Jika Anda diam, Anda tidak bisa melihat jalan lebih jauh lagi. Namun seiring berjalannya mobil Anda, sepanjang jalan, bahkan puluhan sampai ratusan km ternyata akan tersinari lampu mobil Anda. Kuncinya adalah bergerak, maka Anda akan melihat jalan itu.

Jadi, jangan khawatirkan jalan jauh di depan Anda, nanti Anda akan menemukannya. Yang penting, tetapkan tujuan Anda, lihat jalan yang dekat dengan Anda, kemudian melangkahlah.

Bagaimana Cara Meraih Tujuan?

Mungkin akan ada orang yang berkata, ya bertindaklah. Itu sangat betul. Anda tidak akan mencapai tujuan tanpa bertindak. Saya sudah menulis artikel sebelumnya yang membahas cara meraih tujuan dengan fokus ke sistem, silahkan baca disini:

Dan sebenarnya semua artikel di blog ini tiada lain untuk membantu Anda meraih tujuan Anda. Silahkan dibaca-baca.

OK, menetapkan tujuan adalah Langkah Awal Meraih Kesuksesan, jika Anda mau sukses, maka silahkan tetapkan tujuan Anda. Sekarang? Ya, kapan lagi?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield