Optimisme dan Percaya Diri Adalah Awal Pencapaian

optimisme adalah awal pencapaian

Jangan Salah, Optimisme Adalah Awal Pencapaian

Kata-kata yang menarik, bahwa sebenarnya optimisme adalah keyakinan yang akan membawa Anda kepada pencapaian. Seperti sudah dibahas pada artikel sebelumnya, mengapa kita harus optimis. Optimisme adalah awal pencapaian, dan pencapaian adalah awal sukses dan awal prestasi Anda.

Jika Anda memiliki mimpi besar, maka awali dengan optimisme yang besar pula. Ya, semakin besar optimisme Anda, akan semakin besar energi yang Anda miliki untuk meraih impian Anda. Impian besar bisa diraih dengan optimisme besar. Sementara, impian kecil pun tidak akan tercapai jika Anda tidak memiliki optimisme sama sekali.

Optimisme ibarat sebuah keran air dan air ibarat energi. Tidak peduli seberapa besar air yang dimiliki, jika keran tertutup, maka tidak ada air yang akan bisa mengalir. Maka bukalah kerannya, air akan mengalir sesuai besar keran yang dibuka.

Potensi energi yang dimiliki manusia itu sangat besar. Sayangnya, kebanyakan orang malah lebih suka menutup atau menyumbat energi itu dengan perasaan pesimis. Akibatnya potensinya akan tersumbat, tidak pernah keluar. Manusia bukan tidak punya potensi, tetapi kebanyakan manusia sendiri yang malah menyumbat dan menutup rapat potensinya.

Tidak Ada Harapan Maka Tidak Ada Tindakan

Jika seseorang tidak memiliki harapan, apa yang akan dia lakukan? Tidak ada, alias diam. Dia tidak akan bertindak, sebab dalam pikirnya mengatakan buat apa bertindak? Toh, tidak ada harapan.

Ciri orang yang tidak memiliki harapan alias pesimis sering mengatakan “tidak mungkin”. Dia akan pandai berdalih atau menyalahkan semua hal kecuali dirinya.

Jika tidak ada tindakan, apakah dia akan mendapatkan apa yang dia inginkan? Mungkin saat kita masih kecil, cukup merengek kepada orang tua, apa yang kita inginkan bisa datang dengan sendirinya. Tapi, dalam kehidupan nyata tidak bisa begitu. Kita disuruh untuk berusaha agar kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan.

Maka jelas, bahwa optimisme sangat penting untuk keberhasilan Anda. Tanpa optimisme seseorang tidak akan bertindak, tanpa tindakan dia tidak akan meraih pencapaian apa pun.

Maka bangunlah optimisme Anda, jadikan yang “tidak mungkin” menjadi mungkin seperti dijelaskan dalam ebook saya Beautiful Mind Power yang akan membantu Anda memiliki pikiran positif, pikiran yang optimis, mengubah apa yang Anda anggap tidak mungkin menjadi mungkin.

eBook ini berdasarkan kisah nyata, dimana seseorang memiliki impian besar dan banyak orang mengatakan “tidak mungkin”. Namun dia tidak terganggu dengan omongan orang, impian itu terus dikejar, dan sampai akhirnya terwujud. Sebuah pembuktikan bahwa apa yang dikatakan orang “tidak mungkin” sebenarnya adalah mungkin.

Kadang, kita tidak mengatakan sesuatu itu “tidak mungkin”, namun kata-kata kita dan tindakan kitalah yang secara tidak langsung mengatakan “tidak mungkin”.

Alasan adalah mewakili pikiran Anda. Jika Anda memiliki banyak alasan agar Anda “tidak perlu” meraih sesuatu padahal sebenarnya diinginkan, itu artinya pikiran bawah sadar Anda mengatakan tidak mungkin.

Atau, bisa jadi tidak ada kata-kata apa pun yang keluar, tetapi Anda tidak mau mengejarnya padahal Anda inginkan, itu juga bisa merupakan sebuah gambaran, bahwa pikiran bawah sadar Anda mengatakan tidak mungkin.

Ya, letaknya ada di pikiran bawah sadar. Seringkali pesimisme itu ada di dalam pikiran bawah sadar. Artinya tanpa kita sadari, tetapi akan tercermin dari pencapaian Anda saat ini.

Jadi, jika Anda ingin meningkatkan pencapaian Anda, maka tingkatkan optimisme Anda sekarang juga.

Tidak Ada Percaya Diri, Tidak Ada Tindakan

Percaya diri sangat berkaitan dengan optimis, khusunya akan kemampuan diri sendiri. Orang percaya diri adalah orang yang yakin dengan potensi dirinya cukup untuk melakukan sesuatu. Jika dia merasa tidak mampu, dia akan belajar dan yakin akan mampu. Sikap seperti inilah yang akan menjadi seseorang bertindak.

Berbeda dengan orang yang rendah diri (kebalikan percaya diri) dimana dia merasa tidak mampu dan selamanya tidak akan mampu. Jika demikian, maka dia tidak akan bertindak dan cukup mengatakan, “saya tidak bisa”.

Sama hal dengan pesimisme, rendah diri tidak selamanya berupa kata-kata, tetapi tercermin sejauh mana Anda bertindak. Tindakan Anda akan menunjukan tingkat kepercayaan diri Anda. Jika level kepercayaan diri Anda 5, maka tindakannya pun tidak akan lebih dari 5.

Jika tidak ada percaya diri? Alias level kepercayaan dirinya nol, maka dia tidak akan bertindak sama sekali. Jika tidak bertindak, masihkah mengharapkan hasil?

So, tingkatkan kepercayaan diri, pelajari caranya disini.

Jadi, Betulkah Untuk Sukses Itu Tidak Perlu Optimisme dan Percaya Diri?

“Ah, untuk sukses itu yang penting bertindak, tidak perlu percaya diri atau optimis”.

Mungkin yang mengatakan ini orang sukses alias superkaya. Percayalah, orang yang mengatakan hal ini adalah orang yang optimis dan percaya diri. Dia hanya tidak mengetahui apa itu percaya diri dan optimis. Jika dia sukses, dia artinya sudah berusaha dan segala kegagalannya. Jika seseorang sudah berusaha, bangkit lagi dan lagi, maka orang itu adalah percaya diri dan optimis.

Jadi, untuk sukses itu, sangat perlu optimisme (harapan) dan percaya diri seperti dikatakan dalam kutipan diatas.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield