SATU Faktor Penyebab Bisnis Gagal

Apa sich faktor penyebab bisnis gagal? Mungkin Anda pernah mendengar atau menyaksikan sendiri orang-orang yang gagal dalam berbisnis, sehingga Anda ciut untuk memulainya.

Atau Anda sudah mulai berbisnis tetapi gagal atau belum berhasil menjalankan bisnis dengan baik. Anda bertanya-tanya apa sich yang menyebabkan usaha Anda gagal?

Apa Saja Faktor Penyebab Bisnis Gagal?

Katanya hanya SATU? Betul, faktor utamanya hanya satu, namun sebelum membahas faktor utama, kita lihat dulu apa saja yang menyebabkan usaha gagal?

Jika dilihat detilnya, memang ada banyak faktor yang menyebabkan sebuah bisnis gagal. Misalnya masalah kekurangan modal, adanya persaingan, supplier yang tidak baik, pemasaran yang kurang, kondisi ekonomi, tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, dan sebagainya.

Kekurangan modal sering kali menjadi tudingan utama mengapa sebuah bisnis itu gagal. Tidak punya modal untuk produksi, tidak punya modal untuk menjaga cashflow, tidak punya modal untuk pemasaran, dan sebagainya.

Persaingan juga bisa menjadi biang keladi kegagalan. Bisa saja, disaat laris-larisnya produk kita, tiba-tiba muncul produk pesaing dengan harga lebih murah dan kualitas yang lebih baik. Akhirnya pelanggan Anda lari kesana dan Anda ditinggal sendiri.

Dan masih banyak berbagai kemungkinan yang menyebabkan bisnis Anda gagal.

Namun, jika kita perhatikan, masalah modal, masalah persaingan, masalah supplier, masalah kondisi ekonomi, dan sebagainya sebenarnya dihadapi oleh banyak orang. Petanyaanya adalah, kenapa ada sebagian pebisnis yang tetap berhasil?

Ada orang yang tidak punya modal besar, namun tetap saja berhasil dalam bisnisnya. Ada orang yang menghadapi persaingan sengit, namun tetap bisa bertahan dan mencetak laba. Juga, dalam kondisi ekonomi dan politik yang sama, ada saja pebisnis yang sukses.

Jadi apa penyebab kegagalan bisnis sesungguhnya? Ternyata apa yang kita sebutkan diatas tidak menghalangi orang tertentu untuk meraih sukses.

Ini Satu Faktor Penyebab Bisnis Gagal

Penyebab itu adalah orangnya, pemiliknya, bukan yang lain. Bukan produk, bukan pesaing, bukan kondisi, bukan modal, dan sebagainya, tetapi pemilik bisnisnya yang menyebabkan bisnis gagal atau sukses.

Pemiliknya yang bagaimana?

Pemilik yang memiliki mental pecundang, yaitu berhenti saat mereka mengalami kegagalan. Seperti yang dikatakan Robert T. Kiyosaki.

Pecundang berhenti saat mereka gagal. Pemenang gagal sampai mereka sukses.

Para pemenang itu bukan mereka yang tidak pernah gagal, namun mereka yang terus bangkit dan berusaha lagi seberapa kali pun gagal. Mereka tidak menjadikan kegagalan sebagai kegagalan permanen, tetapi hanyalah kegagalan sementara.

Siapa yang memutuskan sebuah kegagalan adalah kegagalan sementara atau permanen? Itu Anda. Jika Anda memutuskan kegagalan yang Anda alami sebagai kegagalan permanen, maka Anda akan berhenti dan benar, bahwa Anda telah gagal.

Berbeda dengan mereka yang terus bangkit dan berusaha lagi meski kegagalan menerpa berkali-kali. Mereka terus gagal sampai mereka berhasil. Kegagalan yang terjadi, hanyalah kegagalan sementara.

Jangan malu dengan kegagalan, ambil pelajaran dan mulai lagi.

Jangan merasa malu dengan kegagalan Anda, ambil pelajaran darinya dan mulai lagi.

Pentingnya Kemampuan Menghadapi Kegagalan Sementara

Jika Anda sudah mampu memutuskan bahwa kegagalan yang Anda alami adalah kegagalan sementara, maka Anda sudah memiliki modal utama untuk meraih sukses. Artinya Anda tidak menyerah dan Anda memiliki keyakinan, suatu saat setelah kegagalan demi kegagalan Anda akan meraih sukses.

Pertama: saat Anda menghadapi kegagalan, ambil pelajarannya. Kita lebih banyak belajar dari kegagalan, dibanding dari keberhasilan.

Bangun sukses dari kegagalan. Kekecewaan dan kegagalan adalah batu pijakan terpasti menuju sukses.

Kedua: Saat Anda sudah mengambil pelajaran, maka langkah selanjutnya adalah memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang Anda lakukan. Anda gagal karena ada yang kurang. Kegagalan sebenarnya adalah karena pebisnis gagal mendapatkan apa yang kurang. Dia berhenti, tidak berusaha untuk menutupi kekurangannya.

Kurangnya modal memang bisa menyebabkan sebuah bisnis bangkrut, namun penyebab utamanya adalah karena pemiliknya yang tidak mau dan tidak mampu mendapatkan modal. Betulkan?

Lalu bagaimana cara mendapatkan modal? Jika Anda tidak mengetahui caranya, seharusnya Anda belajar bagaimana cara mendapatkan modal. Kembali pada diri Anda sendiri, jika Anda berhenti belajar cara mendapatkan modal, maka sudahlah bisnis Anda berhenti.

Jangan mengeluh karena tidak punya modal, itu salah Anda yang tidak memiliki kemampuan mendapatkan modal. Anda tidak memiliki kemampuan mendapatkan modal, karena Anda tidak mau belajar.

Sama halnya dengan kekurangan lainnya. Misalnya kurangnya pemasaran, tidak mampu bersaing, kurang sumber daya, kurang jaringan, dan sebagainya, itu karena pemilik bisnisnya yang berhenti berusaha untuk mendapatkan apa yang kurang.

Semakin jelas bukan, satu-satunya penyebab bisnis gagal adalah pemiliknya, orangnya, pengelolanya. Bukan yang lainnya.

Bisnis Apa Yang Bagus?

Sebenarnya, ini adalah pertanyaan yang bagus, jika Anda bertanya pada diri Anda sendiri dan menjawabnya dengan sebuah penelitian/riset dan percobaan. Jangan bertanya kepada orang lain. Kalau Anda bertanya kepada orang lain, nanti akan ditawari bisnis yang mendukung bisnisnya.

Jika saya punya ide bisnis bagus, maka akan saya jalankan sendiri. Begitu juga dengan Anda, jika Anda punya ide bisnis bagus, maka jalankanlah.

Saya termasuk orang yang menyarankan mencari ide bisnis bagus sebelum Anda memulai. Riset dulu dengan baik, kemudian olah ide sehingga semakin mantap, kemudian jalankan. Pasti berhasil? Tidak sama sekali. Kalau gagal, ingat pembahasan diatas, ya coba lagi.

Menemukan ide bagus adalah kombinasi dari riset dan percobaan. Tidak salah satunya, tapi mana yang mau Anda lakukan terlebih dahulu, itu tidak masalah. Anda bisa mencoba dulu, saat gagal lakukan riset kenapa gagal. Coba lagi dan riset lagi. Anda akan menemukan bisnis yang bagus

Miliki Kemauan dan Kemampuan Mencari

Penyebab kenapa seseorang berhenti alias menyerah karena dia tidak memiliki kemauan dan/atau kemampuan untuk mencari ide, solusi, sumber daya, dan apa pun yang dia butuhkan untuk menjalankan bisnis. Jika Anda tidak mau atau tidak mampu mencari apa yang Anda butuhkan agar bisnis terus berjalan, maka disanalah kegagalan permanen akan terjadi.

Selama Anda mau dan mampu mencari apa yang dibutuhkan, maka kegagalan yang Anda alami akan menjadi sementara. Saat Anda sudah menemukan apa yang Anda butuhkan, maka bisnis Anda akan bangkit lagi bukan?

Saya sudah membahas panjang lebar tentang kemampuan atau cara mencari ide bisnis brilian dan mencari apa yang dibutuhkan agar bisnis Anda bertahan. Jika Anda mau mempelajarinya lebih jauh, silahkan pelajari melalui video Bisnis Anti Gagal.

Untuk mendapatkan video diatas akan membutuhkan investasi. Jika Anda tidak berani mengambil resiko untuk berinvestasi pada video tersebut, silahkan pikirkan, apakah Anda cukup berani menjalankan bisnis dan mengambil resiko yang lebih besar?

Keberanian mengambil resiko adalah salah satu modal penting seorang pebisnis. Tidak ada bisnis tanpa resiko. Jika Anda tidak memiliki keberanian mengambil resiko, artinya Anda tidak akan bisnis berbisnis.

Sekali lagi, SATU faktor penyebab bisnis gagal adalah orangnya, bukan yang lain. Apakah dia berani mengambil resiko, berani gagal, kemudian bangkit dan mencoba lagi? Orang seperti inilah yang akan berhasil. Termasuk Anda.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield