4 Penyebab Kegagalan Menurut Grant Cardone

Kalau Anda membaca buku Grant Cardone atau tontonlah videonya, kadang kata-katanya begitu menampar. Terutama bagi orang-orang pemalas yang suka banyak alasan. Grant Cardone bukan tipikal orang yang suka basa basi yang menjaga perasaan orang lain.

Mungkin kata-katanya bisa membuat kita sakit hati. Namun jika apa yang dia katakan itu kebenaran, membongkar kedok kita dengan berbagai alasan dan pembenaran, maka kata-kata itu terima saja sebagai pelecut kita agar meraih sukses.

Contoh kata-kata yang sering dia ucapkan, “don’t be a little b*i*t*c*h“. Waduh, kasar sekali. Sebenarnya maksud dia adalah jangan menjadi pengeluh atau suka mengeluhkan berbagai hal. Kalau mau sukses, berhenti menjadi pengeluh.

Kebanyakan orang suka mengeluh bukan? Jadi hentikan mengeluh, ubah ke tindakan. Dan dia tidak mengatakan sekitar bertindak, tetapi massive action.

Penyebab Kegagalan Pertama: Goal Setting Yang Terlalu Rendah

Empat penyebab kegagalan ini saya kutip dari bukunya Grant Cardone yang berjudul The 10X Rule (aturan 10 kali). Katanya kalau mau sukses, kita harus memiliki target 10 kali dari apa yang kita pikir bisa. Kemudian diikuti dengan tindakan 10X lebih keras. Sayangnya kebanyakan orang, targetnya saja seadanya.

Jika target Anda ingin memiliki penghasilan Rp 30.000.000 per bulan, maka ubahlah menjadi Rp 300.000.000 per bulan. Kemudian, rancang tindakan Anda bagaimana cara meraih Rp 300.000.000 per bulan. Buat rencana, kemudian lakukan tindakan secara massive.

“Tapi kenyataan tidak semudah teori.”

Jika Anda bicara seperti itu kepada Grant Cardone, mungkin dia akan berkata kepada Anda:

Stop being a little bitch, now!

penyebab kegagalan

Kebanyakan orang malah menurunkan target. Alih-alih mengejar Rp 30.000.000, ah sudahlah Rp 10.000.000 juga cukup. Kata Grant Cardone, Never Reduce a Target (jangan turunkan target), lebih baik tingkatkan tindakan. Saat Anda mulai memikirkan kembali target-target, maka alasan akan keluar dan menjadikan Anda tarbawa. Anda akhirnya menyerah terhadap impian Anda.

Jika menurut Anda meraih penghasilan Rp 30.000.000 itu berat, maka naikan target Anda 10 kali lipat dan siapkan tindakan Anda 10 kali lipat juga.

Saya tahu, akan ada muncul rasa berat dalam hati, enggan, malas, dan kemudian mencari-cari alasan, “tidak perlu seperti itu, yang penting ….”.

Akan ada godaan untuk alasan, akan ada godaan untuk mengeluh.

Stop being a little bitch, now!

Kedua: Menggampangkan

Maksudnya, cita-cita tinggi, tetapi Anda tidak memberikan tindakan, pengorbanan, energi, sumber daya, dan uang sebagaimana mestinya. Artinya Anda tidak mau membayar sesuai dengan harga kesuksesan yang setara. Anda tidak mau membayar harganya.

Cita-cita ingin meraih penghasilan Rp 300.000.000, tetapi usaha dan pengorbanan Anda bahkan tidak layak untuk penghasilan Rp 30.000.000. Bagaimana mau berhasil? Ibarat Anda memberikan uang Rp 1.000.000 di toko HP ingin membeli HP seharga Rp 10.000.000. Anda tidak akan mendapatkannya. Atau mau coba?

Tentu tidak akan mau. Takut dianggap gila dan diusir satpan. Tapi anehnya banyak orang yang berusaha sekedarnya tetapi berharap menghasilkan sesuatu yang besar.

Ketiga: Fokus Bersaing

Kata Grant Cardone, bersaing itu untuk pecundang. Kena lagi nich. Kata dia jangan bersaing, tapi harus mendominasi. Artinya lebih dari sekedar bersaing.

Disisi lain, mungkin kita pernah bahkan sering mendengar dengan nasihat jangan bersaing. Katanya rezeki tidak akan tertukar. Dan mereka tidak bersaing dalam artian tidak berusaha lebih baik atau sekedar menyamai orang lain.

Prinsip dari Grant Cardone, maksudnya jangan fokus bersaing, adalah agar kita melakukan sesuatu yang jauh lebih baik dibandingkan orang. Kita disuruh mendominasi.

Persaingan itu bagus, ya bagi konsumen. Tapi kalau Anda mau sukses, jangan bersaing, tapi dominasi bidang Anda.

Keempat: Menganggap Jalan Akan Mulus

Ya, anggapan ini banyak sekali ditemui. Dikiranya untuk meraih sukses itu, melakukan hal-hal tertentu kemudian sukses diraih dengan mudah dan cepat. Saat dia menemukan rintangan, dia mengeluh dan berhenti. Dia gagal, kemudian menyalahkan rintangan.

Dia berharap dan berpikir bahwa untuk meraih sukses itu tanpa rintangan atau sedikit rintangan. Pikiran seperti inilah yang akan menjadikan diri Anda cepat menyerah.

Anda harus sadar, menerima, dan siap menghadapi banyak rintangan dalam meraih sukses. Rintangan pertama datang dari diri Anda (kemalasan). Kemudian rintangan datang dari orang-orang dekat Anda yang tidak mendukung. Mereka menasihati agar Anda tidak terlalu ngotot.

Belum lagi, Anda bertemu berbagai kegagalan, halangan, hambata, dan perubahan yang merintangi Anda meraih sukses.

Semua itu harus siap Anda hadapi dan atasi. Jangan berpikir akan mulus-mulus saja.

Penutup

Bagaimana kesan dan perasaan Anda setelah membaca artikel ini?

Ada banyak kemungkinan, diantaranya:

  1. Mungkin akan ada orang yang mundur mengejar sukses. “Ternyata susah ya mau sukses.” Duh.
  2. Mungkin akan ada orang yang menolak konsep Grant Cardone dengan berbagai dalih dan alasan. Dia melanjutkan usaha meraih sukses dengan caranya sendiri.
  3. Mungkin akan ada orang yang terbuka pikirannya, “Tenyata, selama ini saya memang belum layak untuk sukses.”

Saya harap Anda termasuk orang nomor 3, kemudian mengubah mindset Anda dengan mulai menetapkan target 10 kali lipat dan merencanakan tindakan 10 kali lipat.

Ya memang, tidak akan nyaman, karena sukses itu datang setelah Anda mau melalui zona nyaman. Kenapa saya menulis artikel ini, karena saya tidak mau membohongi Anda dengan mengesankan bahwa meraih sukses itu mudah.

Kita memang harus optimis bisa, artinya bisa mengatasi segala rintangan dan bisa berusaha sesuai dengan yang diperlukan untuk meraih sukses.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield