Cara Agar Mencapai Target

  • by

Sering menentapkan target namun tidak tercapai? Atau banyak target lama yang sampai sekarang masih belum tercapai? Bagaimana cara agar mencapai target?

Termasuk target resolusi tahun baru yang sering kali gagal, konon kurang dari 10% orang yang membuat resolusi tahun baru, gagal mencapainya.

Nah, pada artikel ini, saya akan membahas prinsip dan langkah dalam mencapai target. Mudah-mudahan, membantu Anda dalam meraih target. Apakah itu target bisnis, penjualan, pemasaran, pribadi, keuangan, pekerjaan, dan berbagai target lainnya.

cara agar mencapai target

Filosofi Meraih Target: Seperti Memanah

Agar Anda Bisa Meraih Target, Harus Terlihat Jelas

Anak panah Anda tidak akan bisa mencapai target atau sasaran jika targetnya tidak jelas. Dimana posisinya dan apakah sudah terlihat jelas. Jika tidak, sangat sulit untuk mencapainya.

Kejelasan target menjadi syarat pertama agar kita bisa mencapai target. Sudah jelaskan target Anda?

Cara memperjelas target adalah dengan menambahkan angka. Jika Anda ingin meningkatkan target penjualan, berapa banyak atau berapa persen peningkatannya? Misalnya, saya ingin membukukan penjualan sebesar Rp 1.000.000.000 bulan ini. Atau naik 5% dibandingkan bulan sebelumnya.

Silahkan rumuskan target Anda sejelas mungkin.

Target Besar Adalah Kumpulan Target-target Kecil

Bagaimana agar Anda bisa membidik target besar Anda? Ya, seperti memanah. Agar Anda bisa membidik target, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan yang memungkinkan Anda bisa membidik target.

Pertama adalah peralatan. Anda tidak akan bisa memanah jika tidak ada peralatan. Dalam bisnis, peralatan itu adalah sumber daya. Baik itu sumber daya manusia, mesin, teknologi, bahan baku, dan sebagainya. Dalam pekerjaan, sumber daya itu adalah alat-alat kerja Anda.

Persiapkan sumber daya yang Anda butuhkan. Jika tidak ada atau belum memilikinya, maka cari cara bagaimana agar Anda bisa mendapatkannya.

Kekurangan sumber daya bukanlah masalah, bukan rintangan, bukan alasan, tetapi salah satu target kecil yang harus kita dapatkan. Misalnya Anda tidak memiliki modal uang untuk bisnis, maka target pertama Anda harus mendapatkan modal itu.

Kedua adalah kemampuan. Setelah Anda memiliki alat panahan, Anda tidak akan bisa membidik target secara konsisten jika Anda tidak memiliki kemampuan atau keterampilan menggunakan alat panah tersebut.

Jadi, apa kemampuan yang dibutuhkan untuk meraih target Anda? Maka jadikan memiliki kemampuan ini sebagai target-target penyusun untuk meraih target besar Anda.

Fokus Pada Target

Dalam memanah, fokus terhadap target itu penting. Kecuali Anda seahli Robin Hood, maka fokus pada target sangat penting agar Anda bisa membidik target.

Begitu juga untuk target lainnya, Anda harus menjaga perhatian dan pandangan Anda pada target. Jangan pernah tidak melihat atau lupa pada target sehari pun. Ingat terus, agar setiap tindakan Anda mengarah pada target.

Jika perlu, tempelkan pengingat target Anda di tempat-tempat yang pasti terlihat setiap hari.

Saat Anda lupa target Anda, tidak menjadi perhatian atau gagal fokus, maka waktu dan sumber daya yang Anda miliki bisa teralihkan pada hal yang lain yang tidak berkaitan dengan target Anda.

Atasi Gangguan

Sebelum Anda memanah, pastikan gangguan bisa dihilangkan atau bisa diatasi. Jika ada gangguan, bidikan panah bisa meleset. Jika tidak bisa dihilangkan, angin misalnya, maka kita harus bisa mengantisipasi arah dan kekuatan angin agar tetap bisa membidikan anak panah tetap pada sasaran.

Apa yang mengganggu Anda dalam meraih target? Maka singkirkan atau atasi. Internet dan HP bisa menjadi gangguan. Bagaimana cara mengatasinya? TV juga bisa menjadi gangguan, cari cara agar bisa menghilangkan gangguan tersebut.

Orang juga bisa menjadi gangguan, maka bagaimana cara mengatasi orang tersebut agar tidak bisa mengganggu Anda? Anda harus tegas, sebab jika Anda gagal meraih target, Anda sendiri yang mengalami akibatnya bukan orang tersebut.

Kebiasaan, kondisi, situasi, dan berbagai hal lainnya bisa mengganggu kita. Tuliskan itu semua, kemudian buat rencana untuk mengatasinya.

Jika Belum Bisa Meraih Hasil, Targetkan Tindakan

Untuk awal-awal, kita masih belum mahir. Jika kita menargetkan skor tertentu, mungkin tidak akan tercapai dan membuat kita menjadi patah semangat. Maka, targetkan saja tindakan atau pekerjaan Anda. Misalnya, targetkan memanah 100 kali setiap hari. Jangan dulu melihat hasilnya, fokus dulu untuk mencapai 100 kali bidikan.

Lama-lama kita akan menemukan pola, kemudian akan mulai memiliki sistem bagaimana agar bidikan kita tetap. Cobalah sistem itu sampai menghasilkan hasil yang konsisten. Setelah itu, perbaiki sampai mendapatkan hasil yang lebih baik.

Ini bisa diterapkan untuk berbagai hal. Misalnya Anda ingin meningkatkan jumlah penjualan, maka mulainya dengan target berapa orang yang akan Anda hubungi setiap hari. Fokus pada target tindakan dulu. Sampai Anda menemukan pola atau sistem yang memberikan hasil konsisten.

Kemudian perbaiki sistem itu sampai memberikan hasil penjualan yang Anda targetkan. Ya, Anda harus lebih fokus pada sistem (tindakan rutin terencana) untuk meraih target-target Anda.

Miliki Mentor Seorang Ahli Memanah

Anda akan lebih cepat bisa membidik target memanah jika dibimbing dan diarahkan oleh seorang mentor yang sudah ahli dalam memanah. Anda bisa belajar sendiri, namun akan lebih cepat jika memiliki mentor.

Begitu dalam kehidupan lainnya. Dalam bisnis, akan lebih baik Anda memiliki mentor bisnis. Dalam bekerja juga, atasan Anda adalah mentor Anda.

Kemudian ikuti arahan mentor Anda, maka Anda akan segera mampu meraih target Anda.

Yang terpenting dari seorang mentor adalah adanya akuntabilitas (pertanggung jawaban). Akuntabilitas akan sangat membantu Anda untuk meraih hasil-hasil yang lebih baik.

Memang Anda akan merasa terpaksa dan lebih tertekan dengan adanya akuntabilitas, namun justru inilah yang akan mendorong Anda untuk terus bergerak. Ini yang akan mendorong Anda, terpaksa atau tidak, untuk terus melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

Harus Siap Pegal dan Sakit

Agar Anda menjadi seorang pemanah ahli, dalam prosesnya Anda harus siap pegal-pegal bahkan sakit pada kaki dan lengan Anda. Ya itu memang tidak nyaman. Yang nyaman itu tiduran saja di rumah.

Dalam meraih target-target, Anda harus mau keluar zona nyaman. Ya, Anda harus mau pusing, capek, bosan, merasakan sakit ditolak, merasakan khawatir, kehilangan uang, dan berbagai kondisi tidak nyaman.

Tidak ada jalan lain, karena sukses ada harganya, dan salah satu harga kesuksesan adalah Anda melalui zona tidak nyaman terlebih dahulu.

Kesimpulan

  • Miliki target yang jelas, semakin jelas semakin baik.
  • Pecah target besar Anda dalam target-target kecil.
  • Fokus menyelesaikan satu target sampai tuntas. Jangan membidik banyak target sekaligus, karena Anda tidak akan pernah menyenainya.
  • Atasi gangguan Anda dalam usaha meraih target.
  • Awali dengan target tindakan dengan jumlah tertentu, kemudian target hasil dengan memperbaiki sistem.
  • Miliki mentor untuk pembimbing dan akuntabilitas
  • Keluarlah dari Zona NyamanZona Nyaman.

OK, itulah bagaimana Cara Agar Mencapai Target, baik target bisnis, penjualan, pemasaran, pekerjaan, dan target-target kehidupan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield