Cara Menjadi Pribadi yang Baru Agar Lebih Sukses

  • by

Jika Anda mau lebih sukses, maka Anda harus menjadi pribadi yang baru.

Banyak yang beranggapan, sukses akan diraih jika kita melakukan hal tertentu. Maka mereka mencari cara, ide, strategi, formula, dan rahasia, dimana jika dilakukan dia akan sukses dalam waktu singkat.

Memang betul, untuk meraih sukses, kita harus melakukan hal tertentu dan dengan cara tertentu. Kabar baiknya adalah cara-cara sukses sudah banyak yang membagikan, termasuk di Sukses Optimis.

Lalu mengapa tidak dilakukan?

Banyak yang berkata susah kemudian mencari cara lain yang mudah serta memberikan kesuksesan yang sama. Kemudian menemukan cara baru, ternyata susah lagi dan lagi.

Jadi masalah ada di “susah”. Bisa jadi hanya sebuah anggapan atau memang sukses bagi Anda. Sehingga, masalahnya bukan metode atau cara meraih sukses, tetapi ada pada diri Anda yang tidak mampu menjalankan cara dan metode yang sebenarnya dengan mudah kita temukan.

Untuk itulah Anda harus berubah, menjadi orang yang memiliki kemampuan. Anda harus menjadi pribadi baru yang mampu baik secara teknis, manajerial, dan terutama secara mental.

Saat Anda sudah menjadi pribadi baru, bisa saja Anda tidak lagi mengejar sukses, tetapi malah sukses yang menghampiri Anda. Siapa yang tidak mau bekerja sama dengan pribadi dengan kemampuan yang tinggi?

“If you want enormous success, you must become more.” -Jim Rohn

Cara Menjadi Pribadi yang Baru: Miliki Skill Baru Atau Tingkatkan Yang Sudah Ada

“Every skill you acquire doubles your odds of success.” -Scott Adams, creator of Dilbert comics

Mengapa seseorang tidak bisa melakukan apa yang seharusnya dilakukan? Karena skill (katerampilan atau kemampuannya) tidak memadai. Saat Anda mengetakan tidak bisa, itu sebuah sinyal bahwa Anda membutuhkan skill baru.

Banyak orang mengeluh karena tidak bisa. Padahal jika tidak bisa, kita sudah mengetahui solusinya. Ya belajar, berlatih, dan membiasakan, maka akan bisa. Anda tidak akan berubah menjadi bisa hanya dengan mengeluh.

Atau, ada juga yang mengeluh tidak bisa sebagai alasan dan pembenaran akan kemalasannya. Mudah-mudahan Anda tidak termasuk orang seperti ini. Sudah sadar tidak bisa, kenapa tidak belajar?

Kadang aneh, ada orang yang mengatakan tidak bisa (tahun lalu) kemudian masih mengatakan tidak bisa untuk hal yang sama pada saat ini. Mengapa tidak belajar selama setahun ini?

Jika Anda sudah punya keterampilan, namun masih belum bisa, artinya tingkat kemahiran Anda yang perlu ditingkatkan. Terus mencoba, berlatih, dan membiasakan. Tambah terus jam terbang, lama-lama akan mahir.

Terus Kembangkan Diri Anda

“If you want enormous success, you must become more.” -Jim Rohn

Selain keterampilan, yang Anda perlu meningkatkan kualitas diri dari segala aspek. Mulai dari ruhiah, mental, pikiran, dan juga pengetahuan.

Banyak yang tidak sukses, karena dia mudah menyerah dan tidak shabar. Tidak yakin dengan pertolongan Allah. Ini adalah masalah ruhiah.

Banyak yang tidak sukses karena mentalnya lembek. Dia tidak tangguh dalam menghadapi halangan dan rintangan di depannya. Kurang tekun, kurang tangguh, dan cengeng. Ini masalah mental.

Banyak orang yang tidak juga meraih sukses karena dia tidak mampu berpikir secara akurat. Tidak mampu menemukan ide-ide baru. Tidak mampu berpikir mencari solusi atau berbagai masalah. Artinya dia perlu belajar tentang cara berpikir kreatif dan solutif.

Dan tentu pengetahuan juga penting. Untuk meraih sukses, ada hal-hal yang perlu Anda lakukan. Apa saja? Apakah Anda sudah mengetahuinya? Jika tidak, bagaimana Anda akan bertindak?

Nah, disinilah pentingnya pengembangan diri secara terus menerus, agar Anda menjadi pribadi yang baru yang siap bertindak.

Jadilah Pemberi dan Lebih Banyak Memberi

Dalam agama Islam, jika kita bersedekah, maka Allah akan membalasnya, termasuk nikmat di dunia. Kekuatan memberi sudah diakui oleh banyak orang sebagai cara untuk menjadi lebih sukses atau menarik kesuksesan.

“Giving money is the secret to most wealthy families.” -Robert Kiyosaki

Mulailah memberi. Tidak selamanya harus dengan harta, Anda bisa memberi ilmu, ide, bantuan fisik, dan sebagainya. Banyak ide untuk memberi, bahkan “sekedar” dukungan moril kepada orang yang sedang berjuang.

Memberi secara materi adalah sangat bagus. Mulailah dengan kemampuan Anda. Bukan masalah berapa yang Anda beri, tetapi kepada sejauh mana Anda mau memberi. Anggarkan sekian persen dari penghasilan Anda untuk memberi. Jadi, meski Anda sudah membayar zakat, tidak ada salahnya untuk memberi lebih dari apa yang diwajibkan.

Jadilah Pribadi Yang Selalu Bersyukur

Jika selama ini sudah bersyukur, maka tingkatkan syukur Anda. Lebih banyak mengingat nikmat dan berterima kasih kepada Sang Pemberi. Juga, memanfaatkan nikmat yang kita terima untuk hal-hal semestinya, itu adalah bagian dari bersyukur.

Di Al Quran sudah jelas, barang siap yang bersyukur akan ditambah nikmatnya. Banyak para ahli kesuksesan, apa pun basic ilmunya, selalu menyarankan bersyukur. Karena syukur akan mendatangkan apa yang sudah kita terima.

Memiliki Mindset Yang Baru (Lebih Baik) Tentang Kesuksesan

Dan yang tidak kalah penting adalah mindset yang benar tentang kesuksesan. Anda mungkin pernah membaca atau mendengar kata-kata mutiara (bijak?) yang membahas tentang kesuksesan. Kata-katanya begitu menyejukan dan membuat Anda atau orang yang membuatnya nyaman.

Waspada, Anda bisa kembali memasuki zona nyaman. Kadang kata-kata seperti itu menjebak kita merasa nyaman dengan kemalasan kita. Kadang ada orang, yang dengan kemalasan dia berusaha membuat pembenaran, terbentuklah kata-kata yang sepertinya indah.

Kemudian dia tulis. Ada orang yang kondisinya sama dan merasa nyaman dengan kata-kata itu, kemudian menyebarlah.

Pesan saya, jangan mudah percaya. Belum tentu yang menulis itu lebih baik dan lebih pintar dibanding Anda. Yang Anda perlukan adalah kata-kata yang membuat Anda lebih berdaya, bukan yang melemahkan, melenakan, dan membuat Anda merasa nyaman.

Kecuali kata-kata itu dari Al Quran (kitab suci) dan perkanaan Nabi yang shahih, jangan mudah percaya dan terpedaya dengan kata-kata seperti itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield